SEARCH TOURISM

Showing posts with label heritage. Show all posts
Showing posts with label heritage. Show all posts

The trouble in managing heritage buildings in Indonesia

>> Thursday, July 17, 2008

By: Matheos Viktor Messakh

As the executive director of the National Archive Building Foundation, Tamalia Alisjahbana has her own perspective on how to preserve heritage buildings in the country.
Tamalia criticized the management of heritage buildings in Indonesia, which is the responsibility of the Finance Ministry and is ruled by the Financial Law.
"With that law, heritage buildings are purely considered to be commercial assets. But a heritage is not purely a commercial asset, it is also a historical, cultural asset."

Read more...

Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar

>> Wednesday, December 12, 2007

Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar adalah sebuah kampung adat yang mempunyai ciri khas dalam lokasi dan bentuk rumah serta tradisi yang masih dipegang kuat oleh masyarakat pendukungnya. Masyarakat yang tinggal di Kampung Ciptagelar disebut masyarakat kasepuhan. Istilah kasepuhan berasal dari kata sepuh dengan awalan /ka/ dan akhiran /an/. Dalam bahasa Sunda,

Read more...

Kampung Naga

Kampung Naga merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan Ieluhumya. Hal ini akan terlihat jelas perbedaannya bila dibandingkan dengan masyarakat lain di luar Kampung Naga. Masyarakat Kampung Naga hidup pada suatu tatanan yang dikondisikan dalam suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat.

Read more...

Ciptagelar, Perkampungan Cantik di Kaki G. Halimun

>> Wednesday, November 28, 2007

Semula Bernama Kampung Sukamulya
Kampung Ciptarasa

GAPURA pertama yang menuju Kampung Ciptarasa yang kini telah ditinggalkan Abah Anom.* Nanang S/”Galura”

BAGI Encup Sucipta, demikian nama lengkap Abah Anom, ketua adat Kasepuhan, Ciptagelar Ciptarasa memiliki arti tersendiri. Di Ciptarasa lah dia diangkat jadi sesepuh girang (ketua adat) menggantikan ayahnya, Abah Arjo. Abah Anom jadi sesepuh girang dalam usia yang masih sangat muda, 17 tahun. Oleh karena itulah, dia dipanggil Abah Anom (bahasa Indonesia: muda)
Meski Kampung Ciptarasa mengandung

Read more...

Ciptagelar, Perkampungan Cantik di Kaki G. Halimun

Semula Bernama Kampung Sukamulya
Kampung Ciptarasa

GAPURA pertama yang menuju Kampung Ciptarasa yang kini telah ditinggalkan Abah Anom.* Nanang S/”Galura”

BAGI Encup Sucipta, demikian nama lengkap Abah Anom, ketua adat Kasepuhan, Ciptagelar Ciptarasa memiliki arti tersendiri. Di Ciptarasa lah dia diangkat jadi sesepuh girang (ketua adat) menggantikan ayahnya, Abah Arjo. Abah Anom jadi sesepuh girang dalam usia yang masih sangat muda, 17 tahun. Oleh karena itulah, dia dipanggil Abah Anom (bahasa Indonesia: muda)
Meski Kampung Ciptarasa mengandung

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP